Writer by Asmadi

Sinopsis

Pembelajaran tatap muka terbatas (PTM) sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 justru membuat Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) mempercepat langkah pembaruan pendidikan. Salah satu dari gerakan tersebut adalah membuat sekolah zona hijau yang sehat dan asri, ruang kelas yang memuat pesan-pesan pembelajaran yang baik serta guru yang tampil sebagai role model yang menarik serta ramah.

Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) adalah gerakan ‘merdeka belajar’ untuk menciptakan budaya belajar yang kritis, kreatif, mandiri dan menyenangkan di sekolah. Gerakan ini berupaya membangun kesadaran guru-guru, kepala sekolah, dan pemangku kebijakan pendidikan dalam merancang sekolah sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar. Gerakan ini dapat terlaksana dengan maksimal apabila terjalin kerja sama yang kuat antara guru, peserta didik, serta orang tua. Melalui tiga komponen tersebut, GSM diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk membangun lingkungan pembelajaran yang menyenangkan dan efektif.

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut perlu disusun 7 Langkah Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) agar sekolah-sekolah di Kota Singkawang menjadi sekolah yang mampu memberi ruang otonomi lahirnya berbagai keunikan sehingga potensi/talenta peserta didik dapat berkembang menjadi dirinya sendiri, sesuai versi terbaik mereka yang memiliki budaya belajar yang kritis, kreatif, mandiri dan menyenangkan sehingga mereka lebih siap menghadapi berbagai tantangan perubahan dimasa pandemi covid-19.


Kata Mutiara 

Lakukanlah hal-hal terbaik selagi kita masih hidup dan jangan berkeluh kesah terhadap segala macam cobaan dan tantangan kedepan ” (Asmadi)  
“Sedikitkanlah bicaramu dan perbanyaklah hasil karya-karyamu” (Asmadi)     

    

 Bergerak serentak 

Mewujudkan SDM Unggul 

Singkawang Hebat